AUTISME
Istilah Autisme
berasal dari kata autos yang berarti
diri sendiri dan isme yang berarti paham. Ini berarti bahwa
autisme memiliki mekna keadaan yang menyebabkan anak-anak hanya memilliki
perhatian terhadap dunianya sendiri. Autisme adalah kategori ketidakmampuan
yang ditandai dengan adanya gangguan dalam komunikasi, interaksi social,
gangguan indrawi, pola bermain, dan perilaku emosi. Gejala autisme mulai
terlihar sebelum anak-anak berumur tiga tahun. Keadaan ini akan dialami di
sepanjang hidup anak-anak tersebut.
Anak autism
sering menimbulkan kekeliruan bagi pengasuhnya karena mereka kelihatan normal
tetapi mereka memperluhatkan tingkah laku dan pola perkembangan yang berbeda.
Pemahaman dan tanggapan yang salah terhadap keadaan ini akan menyebabkan
hambatan
perkembangan yang serius dalam semua bidang, terutama dalam bidang
kemampuan social dan komunikasi.
Kebanyakan
anak-anak autism juga mengalami cacat mental, tetapi dalam tingkat yang
berbeda-beda. Dalam kemampuan koordinasi mata dengan tangan, mereka tidak ada
masalah bahkan mereka lebih baik da;m aspek tersebut dibandingkan dengan
kemampuan lain. Mereka mungkin tidak memiliki kemampuan dalam bertutur kata,
dan hanya mengeluarkan bunyi-bunyi atau meniru apa yang dikatakan orang lain.
Mereka juga tidak suka disentuh ataupun berhubungan dengan orang lain dan
selalu bersanding pada orang yang sudah dikenalnya saja.
Sumber : Muhammad Jamila, 2005, Special Education For Special Children,
Jakarta, Hikmah (PT Mizan Publika)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar