Translate

Rabu, 13 November 2013

hambatan anak autis


HAMBATAN – HAMBATAN ANAK AUTIS

Ada beberapa permasalahan yang dialami oleh anak autis yaitu : anak autis memiliki hambatan kualitatif dalam interkasi social artinya bahwa anak auitistik memiliki hambatan dalam kualitas interaksi dengan individu di sekitar lingkungannya, seperti sering terlihat menarik diri, acuh tak acuh, lebih senang bermain sendiri, menunjukkan perilaku yang tidak hangat, tidak ada kontak mata dengan orang lain, dan bagi mereka yang keterlekatannya dengan orang tua tinggi, anak akan cemas apabila ditinggalkan olh orang tuanya. Sekitar 50 persen anak autis yang mengalami keterlambatan dalam berbicara dan berbahasa. Mereka mengalami kesulitan dalam memahami pembicaraan orang lain yang dilakukan pada mereka, kesulitan dalam memahami arti kata – kata dan apabila berbicara tidak pada konteks yang tepat. Sering mengulag kata –kata tanpa bermaksud untuk berkomunikasi, dan sering salah dalam menggunakan kata ganti orang, contohnya menggunakan kata saya untuk orang lain dan kata kamu untuk diri sendiri.
Mereka tidak mengkompensasikan ketidakmampuannya dalam berbicara dengan bahasa yang lain, sehingga apabila mereka menginginkan sesuatu tidak meminta dengan bahasa lisan atau menunjuk dengan tubuh, tetapi menarik tangan orang tuanya untuk mengambil objek yang diinginkannya. Mereka juga sukar mengatur volume suaranya, kurang dapat menggunakan bahsa tubuh untuk berkomunikasi seperti : menggeleg, mengangguk, melambaikan tangan, dan lain sebagainya.
Anak autis memiliki minat yang terbatas, mereka cenderung menyenangi lingkungan yang rutin dan menolak peruahan lingkungan, minat mereka terbatas artinya apabila mereka menyukai suatu perbuatan maka akan terus – menerus mengulangi perbuatan itu. Anak autistic juga menyenangi keteraturan yang berlebihan.
Lorna Wing ( 1974) menuliskan 2 kelompok besar yang menjadi masalah pada anak autis yaitu :
a. Masalah dalam memahami lingkungan ( problem in understanding the world)
1.      Respon terhadap suara yang tidak biasa ( unussualy sound).
2.      Sulit dalam memahami pembicaraan ( difficulties in understanding speech).
3.      Kesulitan ketika bercakap – cakap ( difficulties when talking ).
4.      Lemah dalam pengucapan dan control suara ( poor pronunciation and voice control).
5.      Masalah dalam memahami benda yang dilihat ( problem in understanding things that are seen )
6.      Masalah dalam pemahaman gerak isyarat ( problem in understanding gesture).
7.      Indra peraba, perasa dan pembau ( the senses of touch, taste and smell).
8.      Kekakuan dalam gerakan – gerakan terlatih ( clumsiness in skilled movements).
b. Masalah gangguan perilaku dan emosi ( difficult behaviour and emotional problems).
1.      Sikap menyendiri dan menarik diri ( aloofness and withdrawal). Banyak anak autis yang berprilaku seolah – olah orang lain tidak ada. Anak autis tidak merespon ketika dipanggil atau seperti tidak mendengar ketika ada orang yang berbicara padanya, ekspresi mukanya kosong.
2.       Menentang perubahan ( resistance to change). Banyak anak autis yang menuntu pengulangan rtinitas yang sama. Beberapa anak autis memiliki rutinitas mereka sendiri, seperti mengetuk – ngetuk kursi sebelum duduk, atau menempatkan objek dalam garis yang panjang.
3.      Ketakutan khusus ( special fears). Anak – anak autis tidak menyadari bahaya yang sebenarnya, mungkin karena mereka tidak memahami kemungkinan konsekuensinya.
4.      Perilaku yang memalukan secara social ( socially embarrassing behavior ). Pemahaman anak – anak autis terhadap kata – kata terbatas dan secara umum tidak matang, mereka sering berperilaku dalam cara yang kurang dapat diterima secara social. Anak –anak autis tidak malu untuk berteriak ditempat umum atau berteriak dengan keras di sepanjang jalan.
5.       Ketidakmampuan untuk bermain ( inability to play ). Banyak anak bermain dengan air , pasir atau lumpur selama berjam – jam. Mereka tidak dapatbermain pura – pura. Anak –anak autis krang dalam bahasa dan imajinasi, mereka tidak dapat bersama – sama dalam permainan dengan anak – anak yang lain.





1 komentar:

  1. backgroundnya bagus dan menarik.
    pemilhan font nya sesuai sehingga enak dilihat.

    semangat!!

    BalasHapus